Kamis, 26 Juli 2012

ibu

Ibu...
masih pantaskahkau ku panggil ibu
saat kau tak lagi di sampingku
saat kau tak lagi mengharapkanku tuk menjadi anakmu

Ibu...
masih perlukah kau ku akui sebagai ibuku
saat masih balitaku kau telah membuangku

Tak pernah ku merasakan hangat buaianmu
tak pernah ku merasakan belai kasih tanganmu

Tapi ibu...
bagaimanapun kau telah memperlakukanku
aku tetap menginginkanmu
aku tetap mengharapkanmu
tersenyum padaku, memelukku dan membelaiku dengan kasih sayangmu

BANJIR

Hujan deras telah mengguyur
Deras air hujan telah mengalir
Mengalir ke sepanjang pemukiman
Meluap ke sepanjang jalan

Sungai yang dahulu bersih
Kini hanya dihiasi tumpukkan sampah
Akibat ulah manusia tak mau menanggung
Kini sungai tak dapat lagi terbendung

Deras air sungai tak lagi terbendung
Meluap air ke sepanjang pemukiman
Menggenangi setiap gedung
Menggenangi setiap pemukiman

Air keruh yang menggenang
Tak lagi dapat disesali
emua tak dapat terulang
Ketika banjir belum menghampiri

Banjir datangkan penyakit
Banjir menggenangi setiap tempat
Banjir akibat ulah manusia
Dan akhirnya mengancam manusia

ALAM KU

Disinilah aku berada
Setiap Detik,menit,hari,bahkan setiap tahun
Tak Pernah ku merasakan hati sesejuk ini
Alamku yg indah

Ooh...Alam terima kasih
Ku bahagia di alamku
alam yg menentramkan hatiku
Alamku yg Mempesona

Terima kasih Tuhan
Terma kasih atas ciptaanmu ini
Alam yg megah,mempesona,dan mengenang di hatiku
Ku akan menjaga ciptaanmu ini

lingkungan ku

Lingkungan ku.........
saat kau tercemar
aku lupa membersihkannya
saat kau kotor
aku tidak membersihkannya

Lingkungan ku........
kau menjadi berpolusi karena manusia
kau menjadi kotor karena kami
semua ulah itu kesalahan kami

Lingkungan hidupku..........
maafkanlah perbuatan kami
maafkan pula kelalaian kami
mulai saat ini
kami pasti akan menjagamu